Selasa, 15 Maret 2016

Tidak Khusyuk Dalam Sholat

Saya akan bercerita suatu kisah, suatu ketika saya merasa akhir akhir ini sholat saya kurang 'berkesan'.
Saya bingung, duduk merenung, mencari alasan-alasan apa yang membuat hal ini.
Kemudian saya sadari bahwa ternyata akhir akhir ini saya sering masbuq sholat....
Kemudian Allah takdirkan berikan petunjuk kepada saya, saya buka Al Qur'an dan baca sebuah halaman secara acak.
Dan Subhaanallaah, saya berhenti di kebesaran ayat-Nya yang menunjukkan bahwa terlambatnya seseorang itu mempunyai pengaruh terhadap berhasil-tidaknya yang dia inginkan.
Ayat itu ada di surat Al Anbiyaa' no 90.
Ketika sebelumnya Allah mengisahkan kisah-kisah para Nabinya, kemudian Allah mengabarkan إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ
Sesungguhnya mereka itu senantiasa (para anbiyaa) bersegera, bergegas dalam kebaikan-kebaikan Kenapa?? jawabanya ada pada sambungan ayatnya..
وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
Dan mereka berdoa kepada kami dalam keadaan berharap dan takut, dan mereka yakin bahwa mereka akan kembali.
Ya seringnya kita terlambat atau tidak bergegas itu menunjukkan harap dan takut kita lemah.
Bukankah kita melihat jika kita diimingi transaksi keuntungan 10 juta misalkan, kita akan langsung bersegera, serius menanggapi, tidak main-main?
Atau seseorang kita dapati kenapa dia itu datang selalu pagi-pagi, karena takut kalau terlambat dipecat misalkan?
Orang yang harapan dan takutnya besar pasti akan menghargai, respect, menghormati, bersiap sedia dan bersungguh-sungguh.
Sedangkan keterlambatan yang terus-menerus, terstruktur dan massive tanda ketidaksiapan, dan tanda bahwa harapan dan takut tersebut kecil.
#‎nasehat dari seorang ustadz kepada kami disebuah group WA agar kami segera menyelesaikan tugas yang diberikan.
(Ustadz Aris Diansah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar