Minggu, 13 Maret 2016

Curhat...

Sering risih dengan kebanyakan orang yang bermudah-mudahan curhat.
Perlu memang terkadang curhat kepada orang lain guna mencari solusi.
Namun bila sampai itu menjadi candu dan tanpa memandang siapa orang yang dijadikan tempat curhat, itulah yang jadi masalah.
bisa jadi aib anda atau orang lain yang anda jadikan topik curhat, tersebar panjang lebar.
dan itu berkat 'jasa anda'.
Karena curhat... takkan lepas dari 2 hal, mengenai aib sendiri atau aib orang lain atau malah keduanya.
Perhatikan dengan baik.
Rasulullaah pernah bersabda:
“Seluruh Ummatku akan diampuni dosanya kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat dosa).
Di antara orang yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian di waktu pagi ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya.......”.
(HR. Bukhari Muslim, Shahih)

“Ketika aku dimi’rajkan aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga. Dengan kuku-kuku itu mereka mencakar-cakar wajah dan dada-dada mereka sendiri. Maka aku berkata:
‘Siapakah mereka itu wahai Jibril?’
Jibril menjawab, ‘Mereka itu adalah orang-orang yang berani memakan daging-daging manusia (ghibah) serta menjatuhkan kehormatan dan harga diri orang lain’.”
(HR. Abu Dawud, Shahih)

Dan dari 1 orang yang saya survey semuanya menyatakan tidak suka dan berharap tidak mendapatkan pasangan dengan tipe yang demikian.
Karena bila ada masalah dalam rumah tangganya maka pasangannya akan bermudah-mudah juga menceritakan aib tersebut kepada orang-orang.

Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk menjaga lisan-lisan kita.

wallahu ta'ala a'lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar