ﺢـﻴﻠﻣﻭﺔـﺤﻴﻠﻣﻞـﻛﺮﺛﺇﰲﺓﺮـﻈﻧﰲﺓﺮـﻈﻧﻊﺒﺘﺗﺖﻟﺯﺎﻣ
ﺢـﻳﺮﲡﻰﻠﻋﺢـﻳﺮﲡﻖﻴﻘﲢـﻟﺍ ﰲﻮﻫﻭﻚﺣﺮﺟﺀ ﺍﻭﺩﻙﺍﺫﻦﻈﺗﻭ
ﺢـﻴﺑﺫ ﻱﺃﺢـﻴﺑﺫﻚﻨﻣﺐﻠﻘﻟﺎﻓﺀﺎﻜﺒﻟﺎﺑﻭﻅﺎﺤﻠﻟﺎﺑﻚﻓﺮﻃﺖﲝﺬﻓ
– Kau senantiasa mengikutkan satu pandangan dengan pandangan lainnya untuk menyaksikan ( wanita ) cantik dan ( pria ) tampan.
– Dan kau mengira bahwa itu dapat mengobati luka ( syahwat )mu, padahal dengan itu berarti kau menoreh luka di atas luka.
– Kau korbankan matamu dengan pandangan dan tangisan, sementara hatimu juga ( menjerit seperti ) disembelih habis habisan.
Oleh karena itu dikatakan : “sesungguhnya menahan pandangan hatimu itu lebih mudah dari pada menahan langgengnya penyesalan.”
(Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘an Ad Dawaa’ Asy Syafi
Ibnul Qoyyim Al Jauziyah)
ﺢـﻳﺮﲡﻰﻠﻋﺢـﻳﺮﲡﻖﻴﻘﲢـﻟﺍ ﰲﻮﻫﻭﻚﺣﺮﺟﺀ ﺍﻭﺩﻙﺍﺫﻦﻈﺗﻭ
ﺢـﻴﺑﺫ ﻱﺃﺢـﻴﺑﺫﻚﻨﻣﺐﻠﻘﻟﺎﻓﺀﺎﻜﺒﻟﺎﺑﻭﻅﺎﺤﻠﻟﺎﺑﻚﻓﺮﻃﺖﲝﺬﻓ
– Kau senantiasa mengikutkan satu pandangan dengan pandangan lainnya untuk menyaksikan ( wanita ) cantik dan ( pria ) tampan.
– Dan kau mengira bahwa itu dapat mengobati luka ( syahwat )mu, padahal dengan itu berarti kau menoreh luka di atas luka.
– Kau korbankan matamu dengan pandangan dan tangisan, sementara hatimu juga ( menjerit seperti ) disembelih habis habisan.
Oleh karena itu dikatakan : “sesungguhnya menahan pandangan hatimu itu lebih mudah dari pada menahan langgengnya penyesalan.”
(Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘an Ad Dawaa’ Asy Syafi
Ibnul Qoyyim Al Jauziyah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar