Sabtu, 19 Maret 2016

Menahan Pandangan

ﺢـﻴﻠﻣﻭﺔـﺤﻴﻠﻣﻞـﻛﺮﺛﺇﰲﺓﺮـﻈﻧﰲﺓﺮـﻈﻧﻊﺒﺘﺗﺖﻟﺯﺎﻣ
ﺢـﻳﺮﲡﻰﻠﻋﺢـﻳﺮﲡﻖﻴﻘﲢـﻟﺍ ﰲﻮﻫﻭﻚﺣﺮﺟﺀ ﺍﻭﺩﻙﺍﺫﻦﻈﺗﻭ
ﺢـﻴﺑﺫ ﻱﺃﺢـﻴﺑﺫﻚﻨﻣﺐﻠﻘﻟﺎﻓﺀﺎﻜﺒﻟﺎﺑﻭﻅﺎﺤﻠﻟﺎﺑﻚﻓﺮﻃﺖﲝﺬﻓ
– Kau senantiasa mengikutkan satu pandangan dengan pandangan lainnya untuk menyaksikan ( wanita ) cantik dan ( pria ) tampan.
– Dan kau mengira bahwa itu dapat mengobati luka ( syahwat )mu, padahal dengan itu berarti kau menoreh luka di atas luka.
– Kau korbankan matamu dengan pandangan dan tangisan, sementara hatimu juga ( menjerit seperti ) disembelih habis habisan.
Oleh karena itu dikatakan : “sesungguhnya menahan pandangan hatimu itu lebih mudah dari pada menahan langgengnya penyesalan.”

(Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘an Ad Dawaa’ Asy Syafi
Ibnul Qoyyim Al Jauziyah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar